Tugas 3

Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 4 buah Laptop dan 1 buah switch.
Lakukan pengujian untuk melihat apakah semua perangkat masih dapat terkoneksi?


Sambungkan kabel straight ke laptop dan ke HUB Switch
"disini kita menggunakan 2 laptop"


Kemudian Buka Network Connection untuk merubah alamat Ip


Kemudian klik Properti Ip v4


Kemudian ubah ip addres menjadi 192.168.10.1


Kemudian klik Network, disitu akan terhubung 2 laptop


Klik network arimura untuk, apakah bisa di akses atau tidak


Kemudian network MSI




Note : Kita menggunakan 3 laptop karena sebagian anggota kita tidak bisa hadir
Tugas 2

Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 5 buah Laptop dan 1 buah switch.
Serta pastikan semua Device tersebut saling terkoneksi?


Sambungkan kabel straight ke laptop dan ke HUB Switch


Kemudian Buka Network Connection untuk merubah alamat Ip


Kemudian klik Properti Ip v4


Kemudian ubah ip addres menjadi 192.168.10.1


Kemudian klik Network, disitu akan terhubung 3 laptop


Klik network arimura untuk, apakah bisa di akses atau tidak


Kemudian network MSI dan network cati





Note : Kita menggunakan 3 laptop karena sebagian anggota kita tidak bisa hadir
Tugas 1

Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 2 buah Laptop. Serta pastikan kedua Device tersebut saling terkoneksi?

Hubungkan kedua komputer menggunakan kabel crossover. Gunakan kabel crossover untuk menghubungkan kedua komputer.




Buka Start, lakukan ini dengan mengeklik logo Windows yang terdapat di pojok kiri bawah.



Buka Control Panel, kemudian klik Control Panel yang ditampilkan di bagian atas jendela Start.



Klik Network and Internet. Heading ini berada di bagian kiri jendela Control Panel.



Klik Network and Internet. Heading ini berada di bagian kiri jendela Control Panel.




Kemudian Klik Manage wireless network



Klik Local Area Connection Untuk merubah Ip


Kemudian klik Properti Ip v4



Kemudian ubah ip addres menjadi 192.168.10.1




Klik network apakah sudah terhubung


Kemudian klik file yang ingin di share



Klik Share


Klik Add Everyone



Kemudian Share





Klik MSI


Kemudian Klik TempDir, file yang telah di share




Inilah File yang kita share






Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.

Jenis Topologi
1. Topologi BUS
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh
5. Topologi Tree
6. Topologi Hybrid

Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna. Topologi-topologi ini sering kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. Semua Topologi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.


Topologi BUS



Topologi bus merupakan metode transmisi pada jaringan yang dapat digambarkan sebagai transmisi yang menggunakan kendaraan umum (Bus/Bis), oleh sebab itu jaringan BUS digolongkan sebagai komunikasi bersama,

Karakteristik Topologi BUS

  • Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.


Keuntungan Topologi BUS

  • Topologi yang sederhana
  • Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain
  • Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.


Kerugian Topologi BUS

  • Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
  • Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
  • Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

Topologi Star



Topologi ini mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. pada star stasiun transmisi terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat yang didesain menyerupai bentuk bintang.

Karakteristik Topologi STAR
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat mudah dikembangkan
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi STAR
  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi STAR
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.


Topologi Ring




Pengertian Topologi ring atau topologi cincin adalah topologi jaringan komputer dimana setiap node terhubung ke dua node lainnya (1 node terhubung ke 2 node)

Karaktristik Topologi RING
  • Node‐node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  • Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  • Paket‐paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi RING
  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kerugian Topologi RING
  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi
  • keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.


Topologi Mesh




Mesh merupakan jenis pengaturan tata letak jaringan komputer di mana masing-masing komputer dan perangkat di jaringannya saling berhubungan satu sama lainnya secara langsung.

Karakteristik Topologi MESH
  • Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada.
  • Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi MESH
  • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  • Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH
  • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.


Topologi Tree



Topologi tree atau sering disebut topologi pohon, merupakan topologi jaringan komputer yang secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi bus dan star. Jadi, untuk memahami topologi pohon, maka kita perlu memahami terlebih dahulu topologi bus dan star.

Kelebihan Topologi Tree
  • Seperti topologi star perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
  • Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central HUB,dan secondary HUB
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kelemahan Topologi Tree
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya , termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.


Topologi Hybrid




Topologi Hybrid merupakan Gabungan dari dua atau lebih topologi yang berbeda dan berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer.

Kelebihan Topologi Hybrid
  • Kecepatan transfer data pada topologi jaringan hybrid tergolong stabil, hal ini dikarenakan topologi hybrid menggabungkan kelebihan dari topologi jaringan lainnya dan meminimalisir kekurangannya.
  • Apabila terjadi gangguan pada salah satu node, tidak akan menggangu kinerja keseluruhan jaringan pada topologi jaringan hybrid.
  • Dapat berkerja dengan lebih baik walaupun lalu lintas data pada jaringan berbeda.
  • Untuk mengembangkan topologi hybrid ini, dapat dilakukan dengan mudah tanpa merubah apapun dari topologi yang sudah ada.
  • Dapat digunakan untuk menggabungkan model topologi jaringan apapun.
  • Lebih fleksibel dibandingan model topologi yang lain, sehingga dapat disesuaikan untuk keperluan pada lingkungan jaringan yang berbeda.
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Pengolahan jaringan pada topologi hybrid tergolong rumit, hal ini karena topologi jaringan hybrid merupakan gabungan dari beberapa model topologi yang berbeda.
  • Untuk mengkonfigurasi dan instalasi topologi jaringan ini tergolong lebih sulit, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam konfigurasi dan instalasi jaringan komputer.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya tergolong mahal, hal ini disebabkan oleh kebutuhan kabel yang cukup banyak.




Perangkat jaringan adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih komputer sehingga dapat saling berbagi data.Perangkat jaringan sangat dibutuhkan mengingat hal ini adalah tool pokok yang harus ada dalam sebuah jaringan komputer.

Macam - Macam Perangkat Jaringan

Repeater




Secara bahasa, kata repeater berasal dari bahasa Inggris “Repeat” yang memiliki arti pengulangan. Secara terminologi, definisi repeater yaitu pengulang kembali atau secara lengkapnya yaitu alat yang berfungsi untuk mengulang atau meneruskan kembali signal ke area sekitar perangkat ini dengan lebih mudah.

Definis repeater yaitu suatu alat atau perangkat yang mempunyai fungsi untuk menyebarkan jangkauan sinyal. Sinyal Wifi yang belum terjangkau oleh sinyal dari server yang mana tujuan hal itu ialah untuk menangkap sinyal Wifi.

Fungsi Repeater

- Untuk mencangkup daerah yang lemah sinyal dari server “pemancar”.
- Untuk memudahkan akses sinyal Wifi yang dari server.
- Untuk meluaskan jangkauan sinyal dari server atau pemancar.

Pemakian repeater antara dua segmen atau lebih segmen kabel LAN yang harus digunakan protocol physical layer yang sama antara segmen kabel itu. Di antara contohnya dengan repeater dapat menghubungkan dua buah segmen kabel Ethernet 10BASE2.

Jenis-Jenis Repeater

Adapun jenis-jenis repeater yang diantaranya yaitu:

      1. Telephone Repeater

Telephone repeater merupakan jenis repeater yang dipasang di saluran telepon dengan sinyal yang akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh menjadikan sinyal yang diterima oleh para user telepon bisa lebih lepas.

      2. Optical Communications Repeater

Optical Communications repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya menguatkan jangkauan sinyal pada kabel serat optik “fiber optic cable”, di jenis repeater ini dalam serat kabel optik ada informasi digital secara fisik berwujud sebagai light pulses “pulsa cahaya” yang terbuat dari foton yang bisa tersebar secara mengacak dalam kabel serat optik.

      3. Radio Repeater

Radio repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya untuk menguatkan sinyal radio. Pada umumnya jenis repeater ini mempunyai satu antena yang fungsinya dan juga secara receiver dan transmitter.

Manfaat Repeater

Banyak manfaat yang bisa kalian peroleh dari repeater, manfaat tersebut ialah sebagai berikut:

- Koneksi tidak terputus-putus saat kalian berselancar di Internet, kecuali dalam keadaan jaringan operator sedang bermasalah.
- Sinyal yang diterima menjadi stabil dan tidak naik-turun, sehingga akan membuat koneksi internet kalian lancar.
- Membuat modem tidak cepat panas, karena biasanya modem cepat panas disebabkan oleh penerimaan sinyal yang tidak stabil.
- Membuat baterai menjadi awet, karena jika sinyal kurang baik maka telepon selular akan lebih banyak menguras baterai.

Kelebihan Dan Kekurangan Repeater

Adapun kelebihan dan kekurangan repeater yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Repeater
  • Sebuah perangkat digital yang memperkuat, membentuk ulang atau membuat kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital pada transmisi ulang.
  • Repeater bekerja pada sinyal fisik yang sebenarnya sehingga jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang dikirim.
  • Bisa menguatkan sinyal.
  • Repeater bekerja di lapisan fisik, dilapisan pertama dan model OSI.
  • Sebuah analog perangkat yang menguatkan input sinyal terlepas dari alam “analog atau digital”.
Kekurangan Repeater
  • Tembaga untuk serat.
  • Memanjangkan jarak fisik perangkat jaringan.
  • Repeater harus diletakkan pada tempat yang tinggi.
  • Tidak untuk secara serius mempengaruhi kinerja jaringan khusus tersambung dengan media yang berbeda.


Bridge





Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN “Local arean Network” dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda “misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet” ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.

Fungsi Bridge

- Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
- Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
- Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.

Jenis-Jenis Bridge

      1. Bridge Lokal

Merupakan jenis bridge yang paling sederhana. Bridge lokal digunakan untuk melakukan pemecahan jaringan pada lokasi yang berdekatan, dan biasanya bisa dilakukan dengan menggunakan koneksi kabel biasa.

      2. Bridge Remote

Merupakan jenis bridge yang digunakan untuk membuat suatu bentuk WAN yang basicnya adalah LAN. Jadi suatu jaringan LAN bisa dibuat menjadi jaringan yang lebih luas dengan menggunakan bridge remote

      3. Bridge Wireless

Bridge wireless seringkali diimplementasikan pada penggunaan hotspot. Bridge wirelless menggabungkan koneksi kabel dengan koneksi tanpa kabel. Untuk menerima sinyal data, menggunakan kabel, sedangkan untuk meneruskan dan juga mentransmisikan data, digunakan koneksi wirelees atau nirkabel.

Manfaat Bridge

Berikut ini adalah manfaat bridge pada sebuah jaringan komputer

- Memecah Jaringan LAN

- Menghemat Biaya Operasional

- Digunakan untuk Memecah Jaringan LAN

- Menjaga Keamanan Data dari Suatu Organisasi

- Mempermudah Proses Monitoring

Kelebihan Dan Kekurangan Bridge

Adapun kelebihan dan kekurangan bridge yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Bridge
  • Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
  • Dapat membantu kemanaan data dari sebuah organisasi
  • Dapat diaplikasikan pada jaringan LAN, salah satunya adalah intranet
  • Dapat ditarik secara jarak jauh, dengan menggunakan bridge wireless
  • Dapat memecah jaringan LAN menjadi jaringan yang lebih kecil
Kekurangan Bridge
  • Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada konektivitas LAN
  • Tidak selengkap router dalam hal fitur – fiturnya


Network Interface Card ( NIC )




Mungkin banyak juga dari anda yang belum mengetahui apa itu NIC. NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah, dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam sebuah jaringan komputer.

NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card dan juga Ethernet Card.

Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :

- Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya

- Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan

- Menerima data dari komputer lain

- Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima

Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :

      1. Network Interface Fisik / Physica

Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.

      2. Network Interface Logis / Logical

Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

Manfaat dari NIC

- Membangun sebuah jaringan komputer dan menghubungkan komputer satu dengan komputer lain

- Membantu mempermudah keperluan pengiriman data dan informasi antar komputer

- Menghubungkan jaringan local dengan jaringan internet

- Mengintegrasikan komputer dengan beberapa peralatan elektronik

Kelebihan Dan Kekurangan Network Interface Card ( NIC )

Adapun kelebihan dan kekurangan NIC yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Network Interface Card ( NIC )
  • Menambah atau mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan
  • Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas
  • Murah
  • Sesuai untuk rangkaian yang kecil
Kekurangan Network Interface Card ( NIC )
  • Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
  • Memerlukan terminator untuk kedua- dua hujung kabel tulang belakang .
  • Sukar mengesan kerosakan.
  • Perlu pengulang (repeater) jika jarak LAN jauh.
  • Perisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan perlanggaran (collision) data




Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.


Jenis - Jenis Jaringan Komputer


PAN (Personal Area Network)






PAN adalah singkatan dari personal area network. Jenis jaringan komputer PAN adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak tidak terlalu jauh. Biasanya Jenis jaringan yang satu ini hanya berjarak 4 sampai 6 meter saja. Jenis jaringan ini sangat sering kita gunakan. contohnya menghubungkan hp dengan komputer.

KELEBIHAN JARINGAN PAN

- Jaringannya Lebih Dekat dan Data maupun Informasi yang Diterima bersifat Rahasia
- Dapat Menukar Data Berbentuk File , Audio , Dan Video tanpa Memakai Kabel
- Komunikasi lebih Praktis tanpa Terganggu dengan Pengguna Lain
- Para Peretas kemungkinan Bisa Terdeteksi untuk Keamanan Data Begitu Juga Virus

KEKURANGAN JARINGAN PAN 

- Karena Sifatnya Dekat maka Pengguna Jaringan ini tidak dapat Melakukan Komunikasi dengan Banyak dengan Lokasi yang Jauh
- Sangat Bergantung pada Sinyal
- Tidak dapat Mengirim File Sekaligus



LAN (Lokal Area Network)



LAN adalah singkatan dari lokal area network. Jenis jaringan LAN ini sangat sering kita temui di warnet-warnet, kampus, sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua komputer atau lebih dalam suatu ruangan.

KELEBIHAN JARINGAN LAN

- Keamanan lebih Terjamin karena IP Lokal hanya Terhubung sebatas Switch kemudian Router
- Dapat Melakukan Penggunaan Sumber Daya Secara Bersama - Sama
- Tidak Banyak Penggunaan Kabel
- Sistem yang Terhubung ke Terminal Lebih Banyak
- User Intarfarce yang digunakan adalah Fasilitas yang Baku

KEKURANGAN JARINGAN LAN

- Jika Banyak PC yang terhubung Jaringan LAN akan Melambat
- Sistemnya Menggunakan 1 Jaringan Maka Masih ada Kemungkinan Jaringan Bisa Di Retas
- Jika Salah 1 PC yang Terhubung terkena Virus Maka PC yang Tersambung dengan LAN tersebut juga akan terkena Virus
- Software harus Dirancang untuk Multi User
- LAN begitu Lambat di Speed Modemnya


MAN (Metropolitan Area Network)



MAN singkatan dari metropolitan area network. Jenis jaringan komputer MAN ini adalah suatu jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan suatu lokasi seperti sekolah, kampus, perkantoran dan pemerintahan. Sebenarnya jaringan MAN ini adalah gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jangkauan dari jaringan MAN ini bisa mencapai 10 – 50 kilo meter.

KELEBIHAN JARINGAN MAN

- Server Kantor Pusat dapat Berfungsi Sebagai Pusat Data Kantor Cabang
- Informasi dapat disebarkan Lebih Meluas dan Cepat
- Transaksi yang Real Time
- Komunikasi antar Kantor bisa menggunakan Email dan Chatting

KEKURANGAN JARINGAN MAN 

- Biaya Operasional Mahal
- Instalasi Strukturnya tidak Mudah
- Jika Sebuah Komputer Pribadi digunakan sebagai Terminal , Memindahkan File membolehkan Pengguna untuk Mengambil File dari Host atau Mengirimnya ke Host
- Rumit Jika Terjadi Masalah pada Jaringan ( Trouble Network )


WAN (Wide Area Network)



WAN singkatan dari wide area network. WAN adalah jenis jaringan komputer yang mencakup area yang cukup besar. contohnya adalah jaringan yang menghubugkan suatu wilayah atau suatu negara dengan negara lainnya.

KELEBIHAN JARINGAN WAN

- Dapat Berbagi Software dan Resources Dengan Koneksi Workstations
- Bisa Diakses dengan Jangkauan Geografis yang Luas
- Berbagi Informasi / File melalui Area yang Lebih Cepat
- Pesan dapat Dikirim dengan Cepat kepada Orang lain pada Jaringan ini

KEKURANGAN JARINGAN WAN

- Biaya Operasional yang Mahal dan Umumnya Lambat
- Rentan Terhadap Peretas atau Ancaman dari Luar
- Memerlukan Firewall yang Baik untuk membatasi Pengguna Luar yang Masuk ke Jaringan
- Informasi tidak dapat Memenuhi Kebutuhan Lokal / Kepentingan


sumber : wikipedia